Tampilkan postingan dengan label KCL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KCL. Tampilkan semua postingan

BEENSAE KCL CAIR BOOSTER UMBI & BUAH





Beensae Super Kalium KCL Cair Booster Umbi & Buah adalah plan grow regulator yang diformulasikan khusus untuk meningkatkan produksi umbi dan buah melalui mekanisme peningkatan akselerasi photosynthesis, meningkatkan kandungan chlorophyl daun, memperlancar aliran nutrisi dari daun ke umbi, serta merangsang sistem pembelahan dan pembesaran sel-sel umbi dan buah sehingga dapat mendorong proses pembungaan dan pembuahan walaupun dalam situasi dan kondisi yang kurang mendukung, karena dapat memacu hormon yang tidak aktif menjadi lebih aktif.

Penggunaan dengan dosis dan aplikasi yang tepat dapat menghasilkan tanaman yang tumbuh lebih subur, lebih hijau, lebih besar dan lebih seragam.

Dosis Pemakaian Beensae Super Kalium KCL Cair Booster Umbi & Buah :

Sayuran : 0,5-1 gram/1 liter air (menjelang pembungaan dan pembesaran umbi). Disemprotkan merata ke seluruh batang dan permukaan daun.

Padi : 1-1,5 gram/1 liter air (40 hari setelah tanam, selanjutnya 2 minggu sekali). Disemprotkan merata ke seluruh batang dan permukaan daun.

Palawija : 0,5-1 gram/1 liter air (menjelang pembungaan dan pembesaran buah). Disemprotkan merata ke seluruh batang dan permukaan daun.

Buah-buahan : 5-10 gram/1 liter air perbatang pohon (1 bulan sekali). Disemprotkan merata ke seluruh batang dan permukaan daun.

PUPUK NKCL BEENSAE

Salah satu fungsi unsur hara dalam Kalium, yang umumnya terkandung dalam pupuk KCL, adalah menghasilkan kualitas buah yang baik seperti hasil buah lebih besar, lebih berat, juga lebih manis. Hal ini karena Kalium bisa membantu proses transportasi glukosa di dalam tanah untuk menyuburkan tanaman dan memperkuat batang tanaman, Salah satu ciri tanaman yang baik adalah memiliki batang yang kokoh dan kuat. 
 
Kandungan pupuk KCL bisa menjadikan tanaman bertahan hidup lebih lama dan tidak gampang ambruk atau rapuh sebelum menghasilkan buah. menjadi lebih tahan stres dan tahan terhadap serangan hama penyakit. 
 
Manfaat pupuk KCL untuk tanaman adalah membuat tanaman lebih tahan terhadap risiko terjadinya stres serta kekeringan. Ketika tanaman stres dan kekeringan, hal itu dapat menyebabkan tanaman mati sebelum menghasilkan buah. Selain itu, manfaat pupuk KCL untuk tanaman dapat membentuk dan mengangkut karbohidrat serta sebagai katalisator dalam pembentukan protein.
 
Kalium berperan penting dalam fotosintesis, karena secara langsung meningkatkan pertumbuhan dan luas daun, disamping itu Kalium dapat meningkatkan pengambilan karbondioksida, memindahkan gula pada pembentukan pati dan protein, membantu proses membuka dan menutup stomata, kapasitas menyimpan air, memperluas pertumbuhan akar, meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit, memperkuat tubuh tanaman supaya daun bunga dan buah tidak gampang rontok, memperbaiki ukuran dan kualitas buah pada masa generatif, menambah rasa manis pada buah, mensuplai karbohidrat yang banyak terutama pada tanaman umbi-umbian.
 
Mengaplikasikan pupuk KCL sebaiknya dilakukan saat tanaman mulai memasuki masa berbunga. Hal ini bisa membantu meningkatkan aktivitas pembentukan hasil biji atau buah pada tanaman sehingga bisa menghasilkan biji atau buah yang sempurna.